Sistem Akuntansi Pengupahan Menurut Teori

Dalam suatu perusahaan pembayaran kepada karyawan biasanya dibagi menjadi dua golongan yaitu gaji dan upah. Gaji umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manajer, sedangkan upah merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana (buruh). Umumnya gaji dibayarkan secara tetap perbulan, sedangkan upah dibayarkan berdasarkan hari kerja, atau jumlah satuan produk yang dihasilkan oleh karyawan. Upah biasanya mencakup pula tunjangan-tunjangan hari raya, upah lembur dan bonus-bonus.
Ada dua waktu yang dicatat untuk tenaga kerja :
a. Waktu hadir merupakan jumlah waktu karyawan berada dalam perusahaan.
b. Waktu kerja merupakan waktu yang digunakan oleh tenaga kerja langsung untuk pelaksanaan pekerjaan tertentu.
Untuk mencatat waktu kehadiran digunakan dokumen pendukung kartu hadir dan daftar hadir untuk mencatat waktu kerja digunakan kartu jam kerja. Dokumen terakhir ini digunakan untuk mendistribusikan upah langsung kepada departemen yang bersangkutan. Jumlah gaji dan upah yang menjadi hak setiap karyawan untuk waktu pembayaran gaji tertentu dihitung dalam daftar gaji dan upah atas dasar daftar ini. Fungsi keuangan mengeluarkan kas untuk keperluan pembayaran gaji dan upah karyawan. Utuk distribusi gaji dan upah dibuat dokumen rekapitulasi gaji dan upah untuk mendistribusikan gaji dan upah tersebut ke dalam rekening biaya yang dikehendaki manajemen.

Lebih lanjut tentang: Sistem Akuntansi Pengupahan Menurut Teori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: